PERANCANGAN HYDRAULIC OIL COOLER BAGI MESIN INJECTION STRETCH BLOW MOLDING

SETIYADI, DANANG (2015) PERANCANGAN HYDRAULIC OIL COOLER BAGI MESIN INJECTION STRETCH BLOW MOLDING. S1 thesis, Universitas Mercu Buana Jakarta.

[img]
Preview
Text (HAL COVER)
Hal Cover.pdf

Download (159kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
Abstrak.pdf

Download (97kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
Bab 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)
[img] Text (BAB II)
Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (537kB)
[img] Text (BAB III)
Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (178kB)
[img] Text (BAB IV)
Bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (305kB)
[img] Text (BAB V)
Bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (94kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
Hal Daftar Pustaka dan Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (475kB)

Abstract

Pergerakan hydraulic cylinder yang terus menerus pada mesin injection stretch blow molding menyebabkan naiknya temperatur oli hidrolik melebihi temeperatur yang direkomendasikan mesin, yaitu 40˚C. Untuk mengontrol naiknya temperatur pada mesin Injection Stretch Blow Molding ini menggunakan hydraulic oil cooler tipe shell & tube. Hydraulic oil cooler yang terpasang mempunyai ukuran diameter dalam shell 0,32m dan ukuran tube 3/8” dengan panjang tube 1,8 m sebanyak 372 tube. Namun hydraulic oil cooler yang terpasang belum optimal, karena menghasilkan temperatur oli keluar 43˚C dan mesin menunjukan indikator overheat. Untuk mendapatkan spesifikasi hydraulic oil cooler yang sesuai dengan kapasitas kebutuhan mesin dilakukan analisa perancangan hydraulic oil cooler tipe shell & tube. Perancangan dibatasi dengan menentukan panjang tube 1,8m dengan material tube tembaga serta diketahui inlet temperatur oli hidrolik 45˚C dan inlet temperatur air 35˚C. Analisa perancangan hydraulic oil cooler dilakukan dengan melakukan perhitungan beberapa variabel data perancangan yang berbeda, yaitu ukuran tube 1/4”, 3/8”, & 1/2", kecepatan aliran dalam tube 0,2 m/s & 0,4 m/s, pitch ratio 1,25, 1,35, & 1,5, tube lay out 30˚ & 45˚, serta baffle 0,4 & 0,5 diameter shell. Dari analisa perhitungan didapatkan spesifikasi perancangan hydraulic oil cooler tipe shell & tube yang sesuai kebutuhan mesin dengan temperatur oli hidrolik keluar 40˚C dan design yang lebih ekonomis yaitu menggunakan ukuran tube 1/2", kecepatan aliran dalam tube 0,2 m/s, pitch ratio 1,25, tube layout 30o dan jarak antar baffle 0,5 diameter shell dengan hasil perhitungan jumlah tube 285 tube dan diameter dalam shell 0,3m.

Item Type: Thesis (S1)
Call Number CD: FT/MSN. 15 016
NIM/NIDN Creators: 41310110048
Uncontrolled Keywords: Cooler, Overheat, Heat Exchanger , Shell & Tube
Subjects: 600 Technology/Teknologi > 600. Technology/Teknologi > 604 Technical Drawing/Menggambar Teknik, Hazardous Materials Technology/Teknologi Bahan Berbahaya, groups of people/Kelompok Masyarakat > 604.2 Technical Drawing/Menggambar Teknik > 604.24 Specific Drafting Procedures and Conventions/Prosedur dan Konvensi Perancangan Spesifik
600 Technology/Teknologi > 620 Engineering and Applied Operations/Ilmu Teknik dan operasi Terapan > 621 Applied Physics/Fisika terapan > 621.8 Machine Engineering, Machinery/Teknik Mesin
Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Mesin
Depositing User: Admin Perpus UMB
Date Deposited: 06 Sep 2015 12:07
Last Modified: 03 Apr 2024 07:16
URI: http://repository.mercubuana.ac.id/id/eprint/10099

Actions (login required)

View Item View Item